Cara mengkoneksikan 2 komputer ( Peer to Peer ) dan Perbedaan WIN XP, WIN VISTA, WINDOWS 7, DAN LINUX.
tugas hardware
M.Anezha fikry
Siswa:SMKN 2 MARABAHAN
Cara mengkoneksikan 2 komputer ( Peer to Peer ) dan
Perbedaan WIN XP, WIN VISTA, WINDOWS 7, DAN LINUX.
I. mengkoneksikan 2 komputer ( peer 2 Peer )
Pertama saya akan menjelaskan terlebih dahulu tentang dua hal, seperti jenis kabel yang digunakan dan TCP/IP.
1. Jenis Kabel yang digunakan
Untuk menghubungkan dua komputer tanpa melalui hub/switch, kabel yang harus kita pakai adalah cable dengan model cross (kabel nya tetap pakai kabel UTP hanya susunan kabel nya yang dibedakan).
Dalam jaringan ada dua macam jenis susunan kabel yang digunakan secara umum yaitu cross dan straight.
Kabel Straight memiliki urutan kabel yang sama pada kedua ujungnya, biasanya digunakan untuk menghubungkan dua device atau hardware yang berbeda. Misalnya : NIC ( PC) ke Switch, NIC ke Printer, NIC ke Modem, Switch ke Printer.
Kabel
Cross menggunakan susunan kabel pada ujung pertama sama dengan susunan
standar T-568B (standar Asia) tetapi pada ujung ke 2 susunan nya ditukar
dengan metode 1 ke 3 dan 2 ke 6. Maksudnya, kabel no 1 pada ujung 1
menjadi kabel no 3 pada ujung 2 dan kabel no 2 pada ujung no 1 menjadi
kabel no 6 pada ujung ke 2. untuk penggunaannya, kabel cross biasanya
digunakan untuk menghubungkan dua hardware yang sama, misalnya : Hub ke
Hub, NIC ke NIC (PC ke PC). Jadi dalam tutorial saya kali ini yaitu
menghubungkan dua komputer tanpa melalui hub/switch, jenis kabel ini
yang kita pakai.
Sebagai tambahan, untuk switch ke switch dapat menggunakan kabel model apa saja, Bisa cross maupun straight, kaena fungsi switch adalah alat untuk menyilangkan, maka tidak perlu lagi kita menyilangkan kabelnya, secara otomatis switch dapat menyilangkan koneksi kabel nya sendiri.
2. TCP/IP
Untuk menghubungkan dua komputer yang harus kita butuhkan selain jenis kabel adalah TCP/IP. TCP/IP adalah penamaan komputer dalam jaringan dengan angka yang unik. Di sebut unik karena, secara dsar agar komputer-komputer dalam sebuah jaringan dapat saling berhubungan satu sama lain, tidak boleh ada dua atau lebih komputer yang memiliki nomor IP yang sama dan harus pada network yang sama. Dalam tutorial ini saya akan menggunakan IP standar (Private address) yang sering digunakan yaitu Network ID 192.168.1.0 dan Subnet Mask 255.255.255.0 (masuk dalam kategori C)
Mari kita mulai langkah-langkah menghubungkan dua komputer tanpa menggunakan hub/switch.(Disini hanya saya terangkan bagaimana menghubungkan kedua komputer saja, tidak sampai bagaimana terkoneksi internet)
1. Pertama tentunya harus sudah ada 2 (dua) komputer dan pastikan bahwa kedua komputer tersebut memiliki NIC atau Lan Card, kemudian buatlah kabel dengan susunan cross ( Lihat gambar kabel cross di atas ), RG-45 dan Tang crimping untuk menyatukan kabel dan RG-45.
2. Bila sudah selesai, tancapkan masing-masing ujung kabel cross, ke NIC pada komputer (ujung 1 ke komputer 1, ujung 2 ke komputer 2)
3. nyalakan kedua komputer dan masuk ke windows (disini menggunakan windows XP yah). kemudian untuk memberikan IP, masuk ke START - CONTROL PANEL - NETWORK CONNECTION. Lalu klik dua kali icon Local Area Connection kamu.
Akan muncul Local Area Connection Status, lalu klik Properti. Akan muncul seperti gambar di bawah, klik dua kali Internet Protocol(TCP/IP).
Lalu
isi pada kolom IP Address dan subnet mask. Disini saya akan menggunakan
IP 192.168.1.1 dan 192.168.1.2 dengan subnet mask default yaitu
255.255.255.0.
pada komputer pertama isikan IP address : 192.168.1.1 , Subnet Mask : 255.255.255.0
Pada komputer kedua isikan IP address : 192.168.1.1 , Subnet Mask : 255.255.255.0
lalu klik OK - OK - Close.
Untuk konfigurasi telah selesai, sekarang tinggal mengecek apakah koneksi telah tersambung dengan benar. Caranya : Buka menu RUN (start -Run).
ketikkan pada kolom Run "Ping 192.168.1.2 -t" tanpa tanda kutip dari komputer pertama
atau
ketikkan pada kolom Run "Ping 192.168.1.1 -t" tanpa tanda kutip dari komputer kedua.
Intinya ketik PING lalu nomer ip komputer yang mau dicek koneksi nya ke komputer kita. "-t" di dalam perintah diatas adalah agar perintah ping ping dilakukan secara terus menerus tanpa berhenti hingga kita menutup jendela command prompt.
Bila koneksi tersambung maka akan terlihat tulisan reply to 192.168.xxxx Seperti gambar di bawah, bila belum tersambung maka akan muncul tulisan Request time out.
Nah bila sudah muncul tulisan seperti diatas artinya kedua komputer sudah tersambung dan dapat berbagi file atau sharing untuk tutorial sharing file bisa dilihat di sini. Bila masih Request time out atau RTO, coba cek kabel dengan kabel tester apakah urutan kabel telah benar, lalu cek konfigurasi IP apakah ada yang salah atau tidak.
Segala caci maki dan pujian dapat disampaikan di kolom komentar. Apabila ada kesalahan mohon pencerahannya, Kita sama sama belajar.
II. Perbedaan winXP, Vista, Win7 dan Linux
Beberapa perbedaan yang ada di Linux dan Windows antara lain:
User Interface
Di
Windows, Kita tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai
misal, di Windows 95/98 Kita hanya mengenal user interface bawaan
Windows 95/98. Kita sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP,
karena Kita bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows
98 yang lebih ringan.
Di
Linux, kita bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya
pilihan user interface ini dapat Kita sesuaikan dengan spesifikasi
komputer atau lingkungan kerja. Misalnya, pada komputer yang lambat kita
bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox.
Atau
jika Kita menyukai gaya Mac, Kita bisa memilih desktop model GNOME atau
menggunakan utility Docker. Dan jika Kita terbiasa di Windows dan
memiliki komputer yang cukup cepat, Kita bisa memilih desktop KDE.
Dengan
KDE, Kita masih bisa memilih untuk menggunakan gaya Windows XP ataupun
Windows Vista. Pilihan dan variasinya sangat banyak di Linux, Kita bisa
mengatur sesuai dengan favorit Kita.
Sekuriti dan Virus
Salah
satu masalah utama di Windows yang paling sering Kita temukan adalah
virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin
mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak
lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang
tidak bertanggungjawab.
Linux
diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti
lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun
ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu
membawa kerusakan yang besar.
Sekalipun
tidak sepenting di Windows, Kita tetap bisa menemukan program-program
anti virus di Linux, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah
menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start >
Applications > FileTools > KlamAV.
Spyware
Spyware
adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program
spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Kita ke suatu
server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan
untuk keperluan marketing.
Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.
Tidak
banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja
Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan
pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Kita dan bisa diaktifkan
melalui PCLinux Control Panel.
Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows
adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak
program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Kita hanya akan menemukan
Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil
lainnya.
Ini
sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi,
tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah
diinstal, Kita akan menemui banyak program dari hampir semua kategori
program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video,
Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger,
Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Dengan
waktu instalasi yang hampir sama, Kita bukan hanya mendapatkan suatu
sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan
sehari-hari di Linux.
Konfigurasi Sistem
Kita
mungkin sering mendengar di Linux Kita perlu menyunting file secara
manual melalui command line. Sebagian berita ini benar, tetapi dengan
PCLINUX Control Center konfigurasi sistem bisa Kita lakukan semudah
point n click. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik
sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua
program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang sudah siap pakai.
Sebagai contoh, browser Internet telah disertai dengan sejumlah
plug-ins. Tidak perlu men-download dan menginstal plug-ins flash ataupun
yang lainnya.
Hardware Support
Kita
sering mendengar suatu hardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadi
karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux.
Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan
dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama
semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware
di Linux.
Menangani Crash
Linux
secara umum terlihat sebagai sistem operasi yang stabil. Dan jika Kita
membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil.
Windows XP – jika Kita mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – akan
cukup stabil.
Dan
seperti halnya dengan Windows, suatu saat Kita juga akan menemui
masalah di Linux. Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atau hang
bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta dari kehidupan di dunia
komputer.
Sekalipun
demikian ada beberapa perbedaan di Windows dan Linux. Unix dan Linux
mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda
dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Kita dapat mematikannya
dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan Kita dapat
memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah.
Dan
jika sistem grafis yang terkunci, Kita bisa berpindah ke command-prompt
(dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara
manual. Kita juga mempunyai pilihan untuk merestart desktop saja dengan
menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti Kita tidak harus melakukan
reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.
Partisi Harddisk
Linux
tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive
disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt
merupakan tempat untuk Kita mengakses semua media yang ada di komputer,
baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.
Belakangan
KDE telah memperudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage
Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager
Konqueror.
Penamaan File
Linux
menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “\” yang biasa
digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file
“Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu
memperhatikan ekstensi file. Jika Kita mengubah nama file “Hello.txt”
menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah
suatu teks. Dan ketika Kita mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis
tetap akan membuka program editor teks.
Kemudahan dan Keamanan
Kita
mungkin sudah mengetahui, bahwa sebagai user biasa (bukan Root) Kita
tidak bisa menulis file di sembarang folder. User biasa hanya memiliki
akses tulis di folder home mereka. Sebagai user biasa, Kita tidak akan
bisa mengubah bagian penting dari sistem Linux. Ini memang terkesan
terlalu membatasi dan merepotkan, tetapi cara ini jauh lebih aman,
karena hanya orang tertentu yang mempunyai akses Root saja yang bisa
menyentuh sistem. Bahkan viruspun tidak bisa dengan mudah menyentuh
sistem Linux. Itu sebabnya Kita tidak banyak mendengar adanya virus di
Linux.
Hal
ini berbeda jauh dengan Windows yang sangat rentan dengan virus. Ini
terjadi karena user biasa di Windows juga sekaligus mempunyai hak
sebagai administrator. Kebanyakan pemakai Windows tidak mengetahui hal
ini, sehingga sistem mereka sangat rentan dengan serangan virus. Windows
Vista sekarang telah mengadopsi sistem sekuriti Linux ini.
Defragment
Di
Linux Kita tidak akan menemukan program untuk men-defrag harddisk. Kita
tidak perlu melakukan defragment di harddisk Linux! Sistem file Linux
yang menangani ini secara otomatis. Namun jika harddisk Kita sudah
terisi sampai 99% Kita akan mendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Kita
memiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Kita tidak
akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.
Sistem File
Windows
mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari
Windows NT/2000/XP). Kita bisa membaca dan bahkan menyimpan file di
sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya,
Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux.
Seperti
halnya Windows, Linux memiliki beberapa macam file sistem, diantaranya
ReiserFS atau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT
atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang
disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file.
Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah
proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.
Berikut ini adalah perbedaan mendasar WINDOWS 7 dengan versi-versi sebelumnya :
1. GADGET
Di WINDOWS 7, hampir
mirip seperti VISTA, untuk memunculkan gadget harus melakukannya secara
manual. Yaitu dengan klik kanan desktop dan pilih Gadgets. pilih gadget
yang diinginkan, dan gadget akan muncul di sebelah kanan desktop.
Misalnya saja jam, kalender, slide show foto, dan lain sebagainya.
2. Display Settings
Di
WINDOWS 7 ada fitur ORIENTATION yang bisa memutar-mutar layar menjadi
portrait atau landscape. Bahkan jika kompi anda mendukung, akan muncul
opsi koneksi ke proyektor. Seperti computer yang display VGA ne memakai
intel. Jadi layar atau tampilan bisa di putar - putar
3. Windows Experience Index ( WEI )
WEI
memang terus meningkat sesuai dengan perkembangan hardware ke depan.Di
WINDOWS 7 saja,range nilai WEI ditingkatkan menjadi 1.0-7.9. Bukan tidak
mungkin jika di versi berikutnya, range nilai WEI menjadi lebih besar.
4. Calculator
Jika di Windows sebelumnya calculator hanya ada 2 mode yaitu biasa atau scientific, tetapi di WINDOWS
7, ada dua tambahan mode lagi, yaitu programmer dan statistic. Bahkan
disediakan template untuk perhitungan konsumsi bahan bakar, dan
pinjaman.
5. Interface Ribbon
Kalo
sudah make OFFICE 2007 pasti sudah ga asing lagy dengan fasilitas
ribbon. Di WINDOWS 7, ribbon juga dihadirkan pada kedua aplikasi
standar, Paint dan Wordpad. Khusus untuk Wordpad, sekilas tampilannya
mirip dengan Word 2007. Sangat berbeda sekali dari Wordpad versi-versi
sebelumnya.
6. PowerShell
PowerShell
adalah Command Prompt yang bener dirombak abis, jadi kita terbebas dari
batch script yang dimiliki DOS. PowerShell di WINDOWS 7 sudah
terintegrasi langsung, jadi kita tidak harus mendownloadnya terlebih
dahulu seperti pada versi-versi windows sebelumnya.PowerShell tersedia
dalam dua jenis, yaitu Windows PowerShell V2 ISE ( Integrated Scripting
Environment ) dan Windows PowerShell V2. Bedanya, pada PowerShell V2 ISE
disertakan GUI dan menyediakan debugger, syntax highlight , dan fiutr
tab
8. Koneksi Wireless yang Lebih Mudah
Koneksi
wireless di Windows 7 cukup dilkakukan dengan satu kali klik saja,
karena sudah tersedia ikon koneksi yang simpel dan efektif.
9. HomeGroup
HomeGroup
adalah teknologi untuk sharing di jaringan, dan menyediakan tiga fungsi
dasar. pertama, HomeGroup akan mengidentifikasi dan menghubungkan diri
dengan lainnya pada home network. kedua, HomeGroup mengizinkan kita
untuk memutuskan apa yang akan disharing dengan user lain. ketiga,
HomeGroup mengizinkan kita untuk melihat dan mengakses resource yang
disharing oleh PC lain di dalam HomeGroup. HomeGroup juga menyediakan
password bagi PC lain yang akan bergabung di dalamnya. Password tersebut
dihasilkan secara otomatis oleh Windows.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar